KEPATUHAN DAN KETAATAN
Sebuah tulisan yang sederhana namun insyaalloh ada hikmah dan manfaat didalamnya.
Seorang anak tentu akan patuh dan taat kepada orang tuanya ketika anak tersebut sudah mengerti dan memahami tentang apa siapa dan bagaimana kedudukan antara seorang anak dan orang tuanya, tentunya si anak harus mengenali jati dirinya sendiri sebagai anak maka dia akan mengenali siapa orang tuanya. Dan dia akan patuh dan taat kepada orang tuanya...
Seorang murid tentu akan patuh dan taat kepada gurunya ketika murid tersebut mengerti dan memahami tentang apa, siapa dan bagaimana kedudukan antara murid dan gurunya, tentunya si murid harus mengenali jati dirinya sendiri sebagai seorang murid maka dia akan mengenali siapa gurunya. Dan dia akan patuh dan taat kepada gurunya...
Seorang bawahan tentu akan patuh dan taat kepada atasan ketika bawahan tersebut mengerti dan memahami tentang apa, siapa dan bagaimana kedudukan seorang bawahan dan atasannya, tentunya si bawahan harus nengenali jati dirinya sendiri sebagai bawahan maka dia akan mengenali siapa atasannya. Dan dia akan patuh dan taat kepada atasannya
Jika kita pelajari secara mendalam tentang 3 pernyataan di atas banyak hal yang bisa kita dapatkan, namun penulis akan mengkhususkan satu hal saja yang memang tujuan utama penulis.
Mari kita pelajari... Dilihat dari kalimatnya mungkin bisa kita simpulkan bahwa semuanya adalah kalimat berulang, yang jadi pembeda hanyalah status anak dan orang tuanya, murid dan gurunya, terakhir adalah bawahan dan atasannya...
Jika kita kaji lebih jauh lagi, secara luas adalah seorang anak yang kemudian menjadi murid (pelajar), lalu menjadi bawahan (pekerja), lalu berkeluarga dan menjadi orang tua dan otomatis akan menjadi guru dan atasan (pemimpin) didalam keluarganya, jika laki-laki akan menjadi orang tua, guru, dan pemimpin bagi istri dan anaknya serta perempuan akan menjadi orang tua, guru dan pemimpin bagi anaknya serta menjadi bawahan (terpimpin) kepada suaminya. Sebagaimana tertulis dalam Al quran "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita" (4:34)
Perhatikanlah bahwa semua itu adalah siklus tentang manusia sejak dilahirkan sampai dikuburkan. Jadi penulis ingin menyampaikan bahwa, kita manusia sedang menjalani kegiatan yang berulang hanya berbeda tingkatan status, seperti kegiatan seorang anak, lalu meningkat menjadi murid, meningkat lagi menjadi mahasiswa, meningkat lagi menjadi orang tua, guru, dosen dan menjadi pemimpin. kegiatan intinya hanyalah belajar patuh dan taat.
Dengan patuh dan taat, akan menghasilkan banyak hal, salah satunya adalah keberhasilan...
Sebuah ilustrasi singkat, tentang dosen dan mahasiswa...
seorang dosen hanya memberikan materi dan cara penyelesaiannya, lalu dosen menerapkan ketentuan bahwa jika mahasiswa berhasil dalam ujian materi yang telah diberikan, maka dia lulus dan jika dia gagal berarti dia tidak lulus dan akan disuruh mengulang mata pelajaran yang belum lulus ujian tersebut.
Tentu pembaca paham maksudnya kan...
Lalu mari kita tingkatkan lagi status nya menjadi manusia dan Tuhannya....
Seorang manusia tentu akan patuh dan taat kepada Tuhannya jika manusia tersebut sudah mengerti dan memahami tentang apa, siapa dan bagaimana kedudukan seorang manusia dan Tuhannya. Maka tentunya manusia harus mengenali dulu siapa jati dirinya sebagai manusia, maka dia akan mengenali Siapa Tuhannya. Dan manusia tersebut akan menyadari bahwa manusia harus patuh dan taat kepada Allah SWT...
Allah SWT telah mengirimkan Utusannya untuk mengajari kita setiap materi dan cara menjalani kehidupan, dan tentunya Dia sudah menetapkan aturan bagi manusia yang patuh dan taat, serta manusia yang tidak patuh dan tidak taat KepadaNYA.
Maka dari itu....
Keberhasilan adalah buah dari kepatuhan dan ketaatan KepadaNYA, Kepatuhan dan ketaatan KepadaNYA akan diuji sesuai dengan kadar keilmuan yang telah diterima setiap manusia....
Demikian, untuk saat ini cukup sampai disini, insyaalloh akan dilanjutkan tulisannya di lain waktu, sebelumnya penulis mohon maaf apabila ada kekeliruan ataupun kesalahan dalam menulis, semoga kita semua termasuk menjadi golongan manusia yang patuh dan taat kepada Allah SWT, Aamiin Yaa robbal aalamiin....
Lahaola wala quwwata illa bilah
Komentar
Posting Komentar